Hubungan Antara Syukur Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Muslim

Published: 5/15/2026

Abstract

Kesejahteraan psikologis mahasiswa merupakan isu penting seiring meningkatnya tuntutan akademik dan tekanan sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi mental. Salah satu faktor yang secara teoretis berkontribusi terhadap psychological well-being adalah syukur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara syukur dan psychological well-being pada mahasiswa Muslim. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 62 mahasiswa Muslim berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Syukur (ShS) dengan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,863 dan Psychological Well-Being Short Scale dengan reliabilitas sebesar 0,648. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara syukur dan psychological well-being (r = 0,134; p = 0,297), meskipun arah hubungan bersifat positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa syukur tidak berperan secara langsung sebagai prediktor utama kesejahteraan psikologis mahasiswa, melainkan kemungkinan bekerja melalui variabel lain seperti resiliensi, regulasi emosi, dan dukungan sosial. Selain itu, nilai reliabilitas instrumen psychological well-being yang tergolong sedang dapat memengaruhi sensitivitas pengukuran dalam mendeteksi hubungan antarvariabel. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan alat ukur dengan reliabilitas yang lebih tinggi, melibatkan variabel mediasi atau moderasi, serta menggunakan sampel yang lebih beragam agar hubungan antara syukur dan psychological well-being dapat dipahami secara lebih komprehensif.

Full Text PDF

Document Preview

References

[1]Alviasari, A., Fauzi, N. H. P., Aldi, M., Sofa, M. A. N., Nayara, N. S., Nabila, S., & Suresman, E. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Mengatasi Stres karena Tekanan Akademik Mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 271–278. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.923
[2]Amaniey, M. Z. (2022). Hubungan Antara Bersyukur dengan Kesehatan Mental pada Mahasiswa. Acta Psychologia, 4(1), 57–64. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/ap.v4i1.51548
[3]Fatmala, D., & Sari, C. A. K. (2022). PENGARUH RASA SYUKUR TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA S1 UIN TULUNGAGUNG DI MASA PANDEMI COVID-19. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 2(1), 15–25. https://doi.org/https://doi.org/10.25299/jicop.v2i1.9009
[4]Gisela, E. S., Kinkie, E. A., & Sabbilla, A. (2025). Pengaruh Stres Akademik terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Semester Akhir yang Terlambat Lulus. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 331–341. https://doi.org/https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1179
[5]Hardianti, R., Erika, & Nauli, F. A. (2021). HUBUNGAN ANTARA RASA SYUKUR TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMA NEGERI 8 PEKANBARU. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 215–227. https://doi.org/https://doi.org/10.31258/JNI.11.2.215-227
[6]Humaidah, A., & Mulyono, R. (2025). Adaptasi Psychological Well-Being Short Scale pada Mahasiswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 141–149. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i1.7990
[7]Islamiyah, N. (2025). Syukur dalam Perspektif Psikologi Islam terhadap Kesejahteraan Pekerja: Kajian Narasi Literatur. Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences, 3(4), 149–159.
[8]Jannah, R., Fitri, G. S. I., Ulfa, R., Apriyanti, Rufaidah, H., & Damra. (2025). Peran Kebersyukuran sebagai Prediktor Psychological Well-Being pada Mahasiswa Psikologi Tahun Pertama Universitas Negeri Padang. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.61132/observasi.v3i2.1167
[9]Kirca, A., Malouff, J. M., & Meynadier, J. (2023). The Effect of Expressed Gratitude Interventions on Psychological Wellbeing : A Meta ‑ Analysis of Randomised Controlled Studies. International Journal of Applied Positive Psychology, 8(1), 63–86. https://doi.org/10.1007/s41042-023-00086-6
[10]Listiyandini, R. A., Syahniar, D., Paramadina, U., & Strength, C. (2015). Mengukur Rasa Syukur : Pengembangan Model Awal Skala Bersyukur Versi MENGUKUR RASA SYUKUR : PENGEMBANGAN MODEL. Jurnal Psikologi Ulayat, 2 no 2(June 2017), 473–496.
[11]Mufatihah, Z., Zelya, A. P., Purian, R. A., & Putri, R. M. (2025). FENOMENA STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA. Urnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 6(1), 573–580. https://doi.org/https://doi.org/10.47827/jer.v6i1.564
[12]Prabowo, A. (2017). GRATITUDE DAN PSYCHOLOGICAL WELLBEING PADA REMAJA. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 05(02), 260–270. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jipt.v5i2.4857
[13]Putri, W. T. A., Setyawati, R., Dewi, D. S. E., & Mildaeni, I. N. (2025). DAMPAK KESEPIAN DAN STRES AKADEMIK TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA LUAR JAWA DI PERGURUAN TINGGI DI PURWOKERTO (Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Jenderal Soedirman, dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto). 2(2), 191–209. https://doi.org/https://doi.org/10.69714/6sq7pj51
[14]Rahimsyah, A. P., & Muhajirin, M. (2025). Tingkat Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya. INDONESIAN JOURNAL OF EDUCATIONAL COUNSELING, 9(1), 85–96. https://doi.org/10.30653/001.202591.480
[15]Rivaldi, A. Al. (2024). Analisis Faktor Penyebab Stres pada Mahasiswa dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(4), 11–18. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/detector.v2i3.4378
[16]Rohi, E. M. W., Margaretha, D., Stefanus Lio, & Lensin, A. B. (2025). Kebersyukuran Dengan Psychological Well-Being Pada Siswa Yang Berbudaya Tebe Bei Mau. G-COUNS: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(3), 1833–1846. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i3.7019
[17]Rusdi, A. (2016). PROPERTI PSIKOMETRIK SKALA SYUKUR (ShS). 67, 0–2.
[18]Sari, N. (2024). Dampak Stres Akademik terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa. VAKSIN: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(1), 32–36. https://ejournal.almusthofa.org/index.php/vaksin/article/view/101
[19]Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731.
[20]Taber, K. S. (2018). The Use of Cronbach’s Alpha When Developing and Reporting Research Instruments in Science Education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2
[21]Tamami, A. S., Hidayati, F., & Nuqul, F. L. (2025). I slamic college students ’ gratitude model : The role of social support in mediating spiritual well-being. Psikis: Jurnal Psikologi Islam, 11(2), 381–194. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/psikis.v11i2.31675
[22]Umriana, A., Yuwono, D., Sugiharto, P., Mulawarman, M., & Mahfud, A. (2025). Gratitude and resilience among muslim students in Indonesia. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(2). https://doi.org/Gratitude and resilience among muslim students in Indonesia