Hubungan Dukungan Orang Tua Dengan Resiliensi Akademik Pada Siswa Sma Yang Mempersiapkan Diri Untuk Masuk Perguruan Tinggi
Abstract
Siswa SMA yang mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi menghadapi tekanan akademik yang berat. Dukungan orang tua diduga menjadi faktor penting yang memperkuat resiliensi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan resiliensi akademik pada siswa SMA yang mempersiapkan diri masuk perguruan tinggi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling, melibatkan 150 siswa kelas 11 dan 12 dari sepuluh sekolah menengah atas di Kota Bekasi, Depok, Jakarta, dan Tangerang. Dukungan orang tua diukur menggunakan Career-Related Parental Support Scale (CRPSS) oleh Turner et al. (2003) yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia, terdiri dari 27 item dengan empat dimensi yaitu instrumental assistance, career-related modeling, verbal encouragement, dan emotional support. Resiliensi akademik diukur menggunakan Academic Resilience Scale (ARS-30) oleh Cassidy (2016), terdiri dari 30 item dengan tiga dimensi yaitu perseverance, reflecting and adaptive help-seeking, serta negative affect and emotional response. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,858 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,001), yang berarti terdapat hubungan positif sangat kuat dan signifikan antara dukungan orang tua dengan resiliensi akademik. Semakin tinggi dukungan orang tua maka semakin tinggi resiliensi akademik siswa. Hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan dukungan orang tua secara emosional maupun instrumental sebagai strategi memperkuat resiliensi akademik siswa SMA dalam menghadapi tuntutan persiapan masuk perguruan tinggi.
