Mindful Parenting Dan Well-Being Remaja Di Era Digital: Narrative Literature Review
Abstract
Latar belakang: Era digital telah menjadi bagian dari kehidupan remaja saat ini dan memberikan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi well-being mereka. Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, kognitif, sosial, dan emosional. Dalam konteks digital, paparan media yang tinggi, arus informasi yang cepat, dan tuntutan sosial di ruang daring dan luring dapat memengaruhi pengalaman emosional dan well-being remaja. Dalam konteks ini, kualitas relasi orang tua–remaja tetap menjadi salah satu faktor penting yang mendukung perkembangan yang sehat. Salah satu pendekatan pengasuhan yang relevan untuk dibahas adalah mindful parenting, yaitu pengasuhan yang ditandai oleh kehadiran penuh, penerimaan tanpa penilaian, kesadaran emosional, pengaturan diri orang tua, dan welas asih dalam interaksi dengan anak. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menelaah berbagai temuan penelitian mengenai hubungan antara mindful parenting dan well-being remaja di era digital. Metode: Artikel ini disusun menggunakan pendekatan narrative literature review. Literatur yang ditelaah difokuskan pada mindful parenting, relasi orang tua–remaja, well-being remaja, serta perkembangan remaja dalam konteks digital. Hasil penelitian: Literatur menunjukkan bahwa mindful parenting berkaitan dengan well-being remaja melalui attachment yang aman antara orang tua dan remaja, serta melalui self-compassion dan mindfulness pada remaja. Era digital juga merupakan konteks perkembangan remaja tempat pengalaman daring dan luring saling terjalin. Implikasi: Mindful parenting layak dipertimbangkan sebagai pendekatan pengasuhan yang dapat mendukung well-being remaja di era digital, sekaligus menegaskan perlunya penelitian lanjutan yang menguji hubungan tersebut secara lebih langsung dalam konteks perkembangan digital.
