Pengaruh Work-life Balance terhadap Happiness at Work pada Dosen

Published: 5/7/2026

Abstract

Work-life balance merupakan tindakan yang dilakukan oleh seseorang dalam memisahkan kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadinya. Tugas utama dosen pada Tridharma Perguruan Tinngi yang menguras banyak waktu dan tenaga, namun masih dibebankan tugas tambahan pada tugas administratif lainnya menjadi penting karena dapat mempengaruhi kebahagiaan ditempat kerja. Rendahnya kebahagiaan ditempat kerja disebabkan oleh berkurangnya tingkat keterlibatan, rendahnya kepuasan kerja, dan rendahnya komitmen organisasi afektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance terhadap happiness at work pada dosen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 96 respoden. Instrumen yang digunakan mencakup Short Hapiness at Work Scale (SHAW) dan Work-life Balance Scale (WLBS). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara work-life balance terhadap happiness at work, dengan nilai R² = 0,327, F(1, 94) = 45,710, p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keseimbangan kerja-hidup yang dirasakan oleh dosen, maka semakin tinggi pula tingkat kebahagiaan ditempat kerja

Full Text PDF

Document Preview

References

[1]Agustien, E., & Soeling, P. (2020). How does happiness at work affect employee performance in the head office of BKKBN? Hasanuddin Economics and Business Review, 4(2), 58–64. https://doi.org/10.26487/hebr.v4i2.2442.
[2]Aprilia, A., & Prasetyo, A. (2019). Hubungan antara otonomi kerja (work autonomy) dengan kebahagiaan kerja (happiness at work) pada pengrajin kain batik tulis di Paguyuban Giriloyo Yogyakarta. Jurnal Empati, 8(2), 139–147.
[3]Ardiansyah, C., & Surjanti, J. (2020). Pengaruh work life balance terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi pada karyawan PT. Bhinneka Life Indonesia Cabang Surabaya. In Jurnal Ilmu Manajemen (Vol. 8).
[4]Bastian, B., Simatupang, M., & Greata, H. (2023). Pengaruh charcter strength terhadap kebahagiaan ditempat kerja pada karyawan sales. Jurnal Psikologi Prima, 6(2), 103–108. http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/Psikologi
[5]Dani, T., Situmorang, N., & Tentama, F. (2021). Hubungan kebersyukuran dan work life balance terhadap kesejahteraan subjektif guru di masa pandemi. Jurnal Psikologi Talenta, 7(1), 112. https://doi.org/10.26858/talenta.v7i1.19746.
[6]Dewi, S., & Anggraeni, S. (2025). Hubungan antara work life balance dengan kebahagiaan di tempat kerja pada karyawan di PT. X. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 8959–8965.Dirfa, Y., & Prasetya, B. (2019). Hubungan antara work-life balance dengan psychological well being pada dosen wanita di perguruan tinggi Salatiga. Jurnal Psikohumanika, 11(2), 151–169.
[7]Effendi, M., Mayasari, L., Soraya, E., Wibowo, A., & Suparno. (2025). Pendampingan perguruan tinggi dalam rangka peningkatan profesi dan karir dosen sesuai dengan kebijakan mendiktisainteks 2025. Sarwahita, 22(03), 324–337. https://doi.org/10.21009/sarwahita.223.6.
[8]Elayan, M., Albalawi, A., Shalan, H., Al-Hoorie, A., & Shamout, M. (2023). Perceived manager’s emotional intelligence and happiness at work: the mediating role of job satisfaction and affective organizational commitment. Organizacija, 56(1), 18–31. https://doi.org/10.2478/orga-2023-0002
[9]Elnanto, J., & Suharti, L. (2021). The Impact of Work from Home to Work Life-Balance and Its Implication to Employee Happiness. International Journal of Social Science and Business, 5, 311–318. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/IJSSB/index
[10]Ermawati, Bastian, A., & Wardi, J. (2022). Pengaruh keadilan interaksional pemimpin, kepercayaan kepada pemimpin dan kepuasan kerja terhadap hapiness at work pegawai pada dinas kesehatan Kabupaten Siak. Bisnis Terapan), 4(2), 149–155. https://journal.unilak.ac.id/index.php/mbt/.
[11]Gadis Wardiana, A., & Prasetyo, A. R. (2018). Keterkaitan perceived organizational support dan happiness at work pada karyawan generasi Y PT. telekomunikasi seluler Jakarta. Jurnal Empati, 7(4), 27–32.
[12]Harsono, R., Muntu, C., & Marianti, M. (2024). Analisis keseimbangan kehidupan-kerja pada dosen sebuah perguruan tinggi di kota Bandung. Jurnal Ilmiah MEA, 8(3), 2673–2685.
[13]Juliandi, L., Fatkhurahman, Amdanata, D., Afrijal, & Hidayati. (2023). Kepemimpinan altruistik dan kebahagiaan ditempat kerja: peran kepercayaan pada pemimpin sebagai variabel mediasi. Jurnal Daya Saing, 9(1), 1–8.
[14]Kasriwanti, R., & Heri, H. (2023). Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kualitas interaksi dan kebahagiaan ditempat kerja. 2(2), 221–233. http://www.jkmk.akademimanajemen.or.id.
[15]Katsiiroh, A., & Sujoso, A. (2024). Work-life balance of Jember University lecturers. Journal of Vocational Health Studies, 8(2), 123–130. https://doi.org/10.20473/jvhs.v8.i2.2024.123-130
[16]Kurnia, F. (2025). Strategi adaptasi dosen PTS dalam mencapai work-life balance: studi kasus pada Universitas Madako Tolitoli.
[17]Mahajan, R., & Singh, S. (2023). Work-life balance and happiness among School Educators. The International Journal of Indian Psychology, 11(3), 4698–4706. https://doi.org/10.25215/1103.438
[18]Mahani, D., Ma’rufi, I., & Indrayani, R. (2020). Beban kerja mental dan pendapatan dengan kebahagiaan di tempat kerja pada dosen di Universitas Jember. Jurnal Ikesma, 16(1), 16–26.
[19]Monika, & Kaur, H. (2017). Work-life balance. International Education and Research Journal, 3(5), 1–2.
[20]Mumtazah, I. (2025). The influence of work-life balance on happiness at work among Nurses. Psikologi Prima Journal E, 8(1), 2598–8026.
[21]Pradita, N., & Franksiska, R. (2020). Work-life balance: a perspective of multinational corporation (MNCs) employee. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 7(1), 1–18. http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jbm.
[22]Putri, A., & Simanjorang, C. (2023). Hubungan beban kerja mental terhadap kebahagiaan ditempat kerja pada karyawan PT X. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 15(2), 87–95.
[23]Rizqi, A. H., & Qamari, I. N. (2022). The Influence Analysis of organizational climate and work-life balance on employee performance through happiness at work as mediation variable. Journal of Management and Islamic Finance, 2(2), 153–170. https://doi.org/10.22515/jmif.v2i2.5722.
[24]Salas-Vallina, A., & Alegre, J. (2018a). Happiness at work: Developing a shorter measure. Journal of Management and Organization, 27(3), 460–480. https://doi.org/10.1017/jmo.2018.24.
[25]Salas-Vallina, A., & Alegre, J. (2018b). Happiness at work: developing a shorter measure. Journal of Management and Organization, 27(3), 460–480. https://doi.org/10.1017/jmo.2018.24.
[26]Salas-Vallina, A., & Alegre, J. (2018c). Happiness at work: developing a shorter measure. Journal of Management and Organization, 27(3), 460–480. https://doi.org/10.1017/jmo.2018.24.
[27]Salas-Vallina, A., Alegre, J., & Fernández Guerrero, R. (2018). Happiness at work in knowledge-intensive contexts: Opening the research agenda. European Research on Management and Business Economics, 24(3), 149–159. https://doi.org/10.1016/j.iedeen.2018.05.003.
[28]Salsyabila, N., Winbaktianur, W., & Ruaidah, R. (2023). Hubungan quality of work life dengan kebahagiaan ditempat kerja pada pegawai kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 3(1), 47–57. https://doi.org/10.47233/jebs.v3i1.513.
[29]Sani, A., Maharani, A., & Nazimah. (2025). Peran komunitas dosen dalam peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Journal Genta Mulia, 15(2), 99–106.
[30]Shrivastava, N. (2019). A study on creating equilibrium in work life by women working in service sector with special reference to small cities. International Journal of Research Culture Society, 3, 1–7.
[31]Sondakh, R., Sendow, G. M., & Lumintang, G. G. (2023). Pengaruh human relation, beban kerja mental dan work life balance terhadap kebahagiaan di tempat kerja pada karyawan Garuda Indonesia (PERSERO) TBK Branch Office Manado. In Jurnal EMBA (Vol. 11, Number 3).
[32]Swadana, I., & Sambudi, Y. D. (2025). Hubungan self control dan happiness at work dengan perilaku cyberloafing pada karyawan milenial di bank syariah X Yogyakarta. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 281–292. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2009.
[33]Tamunomiebi, M. D., & Oyibo, C. (2020). Work-life balance and employee performance: a literature review. European Journal of Business and Management Research, 5(2). https://doi.org/10.24018/ejbmr.2020.5.2.196.
[34]Tiarapuspa, & Amanatullah, S. (2025). Despotic leadership, job crafting, dan emotional intelligence dalam happiness at work di Yokogawa Indonesia. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(2), 525–535. https://doi.org/10.60036/jbm.514.
[35]Vijayalakshmi, S., Nirmala, T., & Subasree Vanamalli, R. (2022). Work-life balance is a predictor of happiness at work from home scenario-indian empirical outcome. Ictat Journal on Management, 3. https://doi.org/10.21917/ijms.2022.0236.